Cinta Tak Perlu Diucapkan
Cinta ayah tak perlu terdengar dan keluar dari bibirnya. Dia
tak butuh kata-kata cinta kasih untuk mengungkapkan cintanya. Tapi dia butuh
perbuatan nyata, bahwa dia selalu siap ada dengan sekian lingkungannya bagi
anak-anaknya.
Seorang ayah tak
berlebihan, bahkan merasa tak perlu mengucapkan kata sayang kepada anaknya.
Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya,
menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun,
tetapi selalu membutuhkan kehadirannya.
Ayah membiarkan kamu
menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu
membiarkannya menang ketika kamu besar.
Ayah tidak ada di album
foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
Ayah selalu tepat janji! Dia akan
memegang janjjnya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi
sebenarnya lebih menyenangkan.
Ayah selalu sedikit sedih
ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka, karena dia
sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.
Ayah mulai merenanakan
hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir,
ia mulai membuat revisi.
Ayah membantu membuat
impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal
yang mustahil, seperti mengapung di atas air setelah ia melepaskannya.
Ayah mungkin tidak tahu
jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.
Ayah mungkin tampak galak
di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.
Ayah lambat mendapat teman,
tapi dia bersahabat seumur hidup Ayah benar-benar senang membantu seseorang...
tapi ia sukar meminta bantuan.
Ayah di dapur. Membuat
memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula
racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mngerti bagaimaana menyelesaikan
persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya? Hmmm" tidak terlalu
mengecewakan"
Ayah mungkin tidak pernah
menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.
Ayah paling tahu bagaimana
mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
Ayah akan memberimu tempat
duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.
Ayah tidak akan
memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu
kamu membutuhkannya.
Ayah menganggap orang itu
harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kammu
lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.
Ayah percaya orang harus
tepat waktu, karena itu dia selalu lebih awal menunggumu. Dan dia tak suka
anaknya menunggunya meski hanya sekian detik. Baginya lebih baik menjadi
penunggu.
**************
Komentar
Posting Komentar